Untuk Tingkatkan Sinergi dan Kualitas, Sivitas Akademika FKIP UKI Gelar Acara Refleksi

“Sometimes, you have to look back in order to understand the things that lie ahead.” (Yvonne Woon)

[VoE FKIP UKI] Sepanjang Kamis, 28 Juni 2018, sekitar 360 mahasiswa, dosen dan staff kependidikan FKIP UKI berkumpul di Ruang Seminar UKI. Walau seluruh mahasiswa mengenakan kemeja putih yang dibalut jaket almamater biru kebanggaan mereka, rentetan acara yang digelar membuat suasana jauh dari terkesan formal.

Reflect1“Hari ini merupakan hari terakhir perkuliahan dan sekaligus hari penutup Tahun Akademik 2017/2018 di FKIP UKI. Agar dapat melangkah lebih pasti di tahun akademik berikut, kami ingin saling memahami antara satu dengan yang lain hingga sinerji yang selama ini sudah tercipta dapat ditingkatkan. Dengan sinerji itu, FKIP akan semakin mampu meningkatkan kinerjanya mendidik mahasiswa menjadi alumni alumni yang hebat,” Henrikus Male, M.Hum., dosen yang dipercaya menjadi Ketua Panitia kegiatan itu menjelaskan.

Acara Refleksi dimulai dengan ibadah bertajuk “Kebersamaan dan Kesatuan dalam Keberagaman” yang dipimpin oleh Pdt. Stephanus Daniel, M.Th., yang juga merupakan Kaprodi Pendidikan Agama Kristen FKIP UKI. Setelah bersama-sama menyanyikan lagu “Indonesia Raya”, acara dilanjutkan dengan sambutan-sambutan.

“Sebuah refleksi akan berhasil jika setiap pihak yang terlibat bersikap terbuka. Keterbukaan itu dapat terwujud dalam suasana akrab dan tanpa sekat-sekat antara mahasiswa, dosen dan staff administrasi. Oleh karena itu, acara-acara hari ini dipenuhi dengan penampilan kebersamaan melalui seni tari, musikalisasi puisi dan nyanyian,”Pak Henri melanjutkan penjelasannya ketika memberi sambutan.

Reflect2Dalam sambutannya, Rektor UKI, Bapak Dr. Dhaniswara K. Harjono, S.H., M.H., MBA, menyatakan bahwa UKI sebenarnya merupakan universitas “Hebat”. Itu sebabnya beliau dan seluruh keluarganya dan kerabatnya kuliah di UKI. “Saya alumni UKI. Istri saya alumni UKI. Anak saya dan beberapa keponakan saya juga alumni UKI,” tandas Pak Rektor yang akrab dipanggil Pak Dhanis ini.

“Pengalaman hidup saya membuktikan, kita akan berhasil dalam hidup kita dan berdampak positif bagi masyarakat jika kita menjadi lulusan yang unggul. Selain menguasai bidang ilmu yang kita geluti, untuk menjadi lulusan yang hebat, kita perlu mengembangkan kompetensi unggulan. Sebagai contoh, sebagai akademisi, saya mungkin tidak begitu jauh berbeda dengan akademisi lainnya. Namun saya sejak dulu mengembangkan entrepreneurship dalam diri saya, dan kompetensi ini menjadi pembeda. Oleh karena itu, tekunilah bidang ilmu yang kalian gumuli dan pada saat yang sama kembangkan juga kompetensi unggulan yang sesuai dengan passion masing-masing dan UKI berkomitmen memfasilitasi hal ini,” tegas Pak Dhanis, yang terpilih menjadi salah satu dari 11 Rektor Inspiratif 2018 versi majalah Men’s Obsession.

Reflect3Ketika memaparkan hasil survei kepuasan mahasiswa terhadap layanan akademik dan non akademik yang dilakukan seminggu sebelumnya, Parlindungan Pardede, M.Hum., Dekan FKIP-UKI saat ini, menyatakan kegiatan refleksi atau bercermin secara berkesinambungan telah dilakukan oleh FKIP UKI melalui kegiatan monitoring and evaluation bulanan di kalangan dosen. Namun, untuk memperoleh perspektif lain, FKIP-UKI merasa perlu berrefleksi dengan menggunakan pandangan mahasiswa sebagai cermin. “Respon Anda melalui survei ini adalah cermin bagi FKIP UKI!”, tegas Pak Dekan yang akrab dipanggil Pak Parlin.

Hasil survei tersebut mengungkapkan bahwa mahasiswa secara umum merasa “puas” dan “sangat puas” terhadap layanan pembelajaran yang diberikan dosen. “Kita sangat bersyukur karena mahasiswa memandang kemampuan dosen memotivasi dan menginspirasi sangat baik”, ujar Pak Parlin. “Sedangkan kinerja Dosen PA dan layanan di bidang sarana dan prasarana yang belum bisa membuat semua mahasiswa merasa “puas” dan “sangat puas” menjadi masukan bagi Fakultas. Semaksimal mungkin, kita akan tindak lanjuti untuk membenahi yang masih kurang dan meningkatkan yang sudah baik,” imbuh Pak Parlin.

Reflect4Dalam acara-acara berikutnya, para mahasiswa diberi kesempatan mengungkapkan pandangan dan usulan kepada para kaprodi dan Dekan serta wakil Dekan. Meski berlangsung hingga sore, kegiatan itu terasa menyenangkan karena diselingi oleh penampilan berbagai tarian dan penampilan seni lainnya.

“Saya sangat mengapresiasi acara ini karena saya sebagai mahasiswa berkesempatan berdialog dengan semua pimpinan fakultas dan program studi. Walau sudah memiliki pengalaman dan keilmuan yang tinggi, mereka ternyata bersedia mendengar suara mahasiswa secara langsung agar mampu membimbing kami menjadi alimni yang hebat,” ungkap Veronika, mahasiswi semester enam.

“Ini yang saya senangi di FKIP UKI. Walaupun Bapak/Ibu Dosen dan staff karyawan sudah berupaya memberikan yang terbaik kepada kami mahasiswa, mereka tetap berupaya meningkatkan yang sudah bagus dan membenahi yang kurang. Mana ada yang sempurna di dunia ini, namun FKIP terus mengarah ke sana, termasuk dengan cara mendengar aspirasi mahasiswa,” cetus Winarto, mahasiswa semester 8 yang baru saja menyelesaikan penulisan skripsi.

Semoga kegiatan refleksi yang berlangsung penuh keakraban dan keterbukaan ini menambah amunisi dan meningkatkan sinergi warga FKIP-UKI untuk mencapai visi, misi dan tujuannya—menghasilkan lulusan yang unggul.

 

Penerimaan Mahasiswa Baru Tahun Akademik 2018/2019*

PMB

Program Studi yang Dibuka (S-1)

  1. Bimbingan & Konseling
  2. Pendidikan Bahasa Inggris
  3. Pendidikan Matematika
  4. Pendidikan Biologi
  5. Pendidikan Fisika
  6. Pendidikan Kimia
  7. Pendidikan Bahasa Mandarin
  8. Pendidikan Agama Kristen

Beasiswa

  1. Yayasan Pelayanan Kasih A & A Rahmat
  2. Pemeringkatan Prestasi Akademik (PPA) Kopertis
  3. Yayasan Salim
  4. Bidikmisi Kopertis
  5. Beasiswa Olah Raga
  6. Beasiswa Yayasan Kasih Bagi Negeri

Informasi selanjutnya dapat dilihat di sini, atau menghubungi Sdri Rotua Vicky (021-8092425, ext.271)/ (081586700477)

Persyaratan Pendafataran Mahasiswa Baru

(Panduan lebih rinci dapat dilihat/diunduh di sini)

Jalur Reguler

  1. Pendaftaran online dilakukan di sini, atau datang langsung ke Kampus UKI Cawang
  2. Setelah dinyatakan lulus Ujian Saringan Masuk, mohon melengkapi :
    1. Fotocopy SKHUN dan Ijasah SMU/SMK yang telah dilegalisir. Jika SKHUN dan Ijasah belum ada, wajib melampirkan fotocopy raport kelas 2 sampai kelas 3 yang telah dilegalisir serta Surat Keterangan dari Sekolah yang menyatakan bahwa yang bersangkutan adalah siswa dari sekolah tersebut.
    2. Pasfoto berwarna terbaru (latar belakang merah, menggunakan kemeja putih polos) ukuran 3×4 cm sebanyak 3 lembar.
    3. Fotocopy KTP/Kartu Pelajar/Kartu Identitas Diri.
    4. Fotocopy Akta Kelahiran.
    5. Surat Pernyataan, yang form-nya dapat diunduh disini.

Mahasiswa Pindahan

  1. Surat Keterangan pindah/keluar dari universitas asal yang asli.
  2. Fotocopy transkrip nilai yang dilegalisir universitas asal sebanyak 2 lembar.
  3. Pasfoto berwarna ukuran 3×4 sebanyak 4 lembar.
  4. Fotocopy KTP/Kartu Identitas Diri sebanyak 2 lembar
  5. Fotocopy Ijasah & SKHUN SMA/SMK yang dilegalisir sebanyak 1 lembar.

Mahasiswa Alih Program

  1. Fotocopy Ijasah D3 legalisir sebanyak 2 lembar.
  2. Fotocopy Transkrip nilai D3 legalisir sebanyak 2 lembar.
  3. Fotocopy Ijasah SMA legalisir sebanyak 2 lembar.
  4. Fotocopy SKHUN SMA legalisir sebanyak 2 lembar.
  5. Fotocopy pasfoto ukuran 3×4 berwarna sebanyak 3 lembar.
  6. Fotocopy Kartu Identitas Diri sebanyak 2 lembar.
  7. Fotocopy Akta Kelahiran sebanyak 2 lembar.

Jadual Penfataran

jadual-e1529345882302.png

Biaya Kuliah

Tabel biaya kuliah 1 tahun pertama adalah sebagai berikut:

Biaya.jpg

Tabel biaya ini dapat diunduh di sini

Untuk semester 3 dan selanjut nya, detail total biaya yang harus dibayar adalah akumulasi dari biaya-biaya berikut:

  1. Beban Tetap (BT)
  2. Iuran Kemahasiswaan (IKEMA)
  3. Beban Variabel (BV) X jumlah SKS yang diambil
  4. Her Registrasi (Biaya Daftar Ulang).

Prosedur Pendaftaran Online

  • Membuat account online di website Universitas Kristen Indonesia
  • Mengisi formulir pendafataran elektronik (on-line)
  • Memilih program studi yang akan tempuh
  • Konfirmasi Pendaftaran dan Pilihan Program Studi
  • Membayar uang pendaftaran mahasiswa baru melalui Bank BNI (ATM, Teller, Internet Banking) dengan menggunakan kode uki yaitu 8034 diikuti dengan nomor pendaftaran anda
  • Cek Status pendaftaran anda dengan cara login kembali ke sistem
  • Pendaftaran online dilakukan di sini

Catatan

  • Pastikan pada saat membuat online-account, alamat email yang di gunakan benar. Untuk melihat status pendaftaran atau merubah data pendaftaran, anda harus login ke website UKI dengan menggunakan email tersebut.
  • Petugas kami akan melakukan verifikasi pembayaran dan anda akan menerima notifikasi apabila pembayaran anda sudah di terima.

Apabila anda memiliki pertanyaan atau mengalami gangguan teknis di Academic Information System (AIS); silahkan menghubungi bagian support kami via telepon 021-8092425/8009190, ext 258/285. atau email pmb@uki.ac.id

 

*(Informasi dikutip dari http://pmb.uki.ac.id/)

 

 

Prodi Kimia FKIP UKI Mulai Lahirkan Mahasiswa Berprestasi Nasional

[Jakarta, VoE FKIP UKI]. Selasa sore, 12 Juni 2018, tiga mahasiswi Program Studi (Prodi) Pendidikan Kimia terlihat duduk di ruang tunggu Sekretariat FKIP. Mengenakan jaket almamater berwarna biru mereka terlihat enerjik dan penuh semangat. Pkm1“Kami sudah janjian untuk ngobrol-ngobrol dengan Pak Dekan dan Pak Wadek,” ujar Lusi Nuriati Sitorus yang saat itu didampingi dua temannya, Fenny Maria dan Anggia Murni, dan Ibu Leony Sanga Lamsari Purba, M.Pd.

Begitu Pak Dekan, Parlindungan Pardede, yang baru selesai mengajar, tiba perbincangan langsung di lakukan di ruang kerja Dekan. “Bersama Pak Wadek, saya ingin memastikan Tim PKM adik-adik bertiga dapat menyelesaikan penelitian yang didanai oleh Kemenristekdikti itu dengan baik,” ujar Pak Dekan mengawali perbincangan.

Ketiga mahasiswi yang ramah dan murah senyum itu ternyata baru beberapa waktu sebelumnya diumumkan oleh Dirjen Belmawa Kemenristekdikti sebagai salah satu tim pemenang hibah untuk kelompok Program Kreativitas Mahasiswa bidang Penelitian Eksakta (PKM PE) 2018.

PKM2Proposal kami berjudul “Analisis Laju Perubahan Oksigen Terlarut (DO) dan Tingkat Keasaman (pH) Air Sekitar Muara Angke”. Penelitian ini berawal dari kuliah lapangan yang kami lakukan di Pelabuhan Muara Angke tahun lalu. Tiba di lokasi, tercium aroma yang kurang sedap. Penasaran dengan sumber bau tersebut, kami mencoba menelusuri. Ternyata aroma itu berasal dari air muara angke. Kesimpulan sementara kami, air dengan bau yang menyengat itu tentu berdampak pada air tanah. Akibatnya, masyarakat sekitar tidak mungkin menggunakannya untuk kebutuhan sehari-hari,” Lusi Nuriati Sitorus, Ketua Tim PKM tersebut menjelaskan latar belakang penelitian mereka.

Pengalaman itu menginspirasi mereka untuk mengikuti kompetisi hibah PKM Kemenristekdikti yang diumumkan Biro Kemahasiswaan UKI beberapa waktu kemudian. Sebagai Dosen Pembina HMPS Prodi Pendidikan Kimia dan sekaligus pengampu Mata Kuliah “Kimia Fisika I-Kinetika Reaksi (Laju Reaksi)”, Ibu Leony, secara proaktif memberikan masukan. Setelah melalui beberapa kali diskusi, diputuskan untuk meneliti sifat atau kandungan air yang ada di Muara Angke, khususnya tentang pH (Tingkat Keasaman) dan DO (Oksigen Terlarut).

PKM-2aUntuk menjaring data awal yang komprehensif, Lusi dan kedua temannya menyambangi warga masyarakat sekitar Muara Angke. Ditemukan bahwa sebagian masyarakat disana menggunakan air yang dipasok PT. PDAM dan sebagian lagi membeli air seharga Rp. 5.000/jerigen. Dengan bimbingan dan dorongan Bu Leony, ke tiga mahasiswi ayu namun lincah dan enerjik itu berhasil menyelesaikan pembuatan proposal dan persyaratan lainnya.

“Hasil penelitian ini nantinya bisa menjadi landasan penelitian lanjutan untuk membuat alat pemurnian air seperti yang ada di sekitar Muara Angke agar dapat digunakan masyarakat untuk kebutuhan sehari-hari,” Ibu Leony, dosen berpembawaan tenang dan murah senyum ini, menambahkan.

PKM 3aSebelum mengakhiri perbincangan, Pak Dekan menandaskan, “FKIP UKI sangat senang dengan capaian kalian. Tahun lalu, Tim PKM Prodi Fisika kita melakukan hal yang sama. Capaian di bidang PKM ini adalah salah satu bukti pendekatan perkuliahan yang berpusat pada mahasiswa (students-centered), filosofi konstruktivisme dan pandangan “Students are producers, not consumers, of knowledge” mulai membuahkan hasil. Terus kembangkan pemikiran kritis kreatif kalian. Bina terus semangat kerjasama tim. Asah kepedulian pada kebutuhan masyarakat. Kalian akan menjadi bagian anak bangsa yang berkontribusi pada peningkatan kesejahteraan dan pembangunan bangsa.’

“Kami selalu siap mendukung keberhasilan kalian. Setiap saat, silahkan berkonsultasi kepada Bu Leony, Kaprodi, ataupun kepada saya dan Pak Dekan. Tim kalian ini harus berhasil menyelesaikan misinya dengan baik, supaya calon tim-tim PKM dari semua program studi kita, yang saya yakin siap berkarya di tahun-tahun berikut, bisa terinspirasi bercermin pada pengalaman kalian,” imbuh Wakil Dekan, Bapak Kerdit Simbolon, M.Pd.

Selamat berkarya dan mengukir prestasi buat Lusi Nuriati Sitorus, Fenny Maria dan Anggia Murni. Selamat dan sukses juga buat Ibu Leony Sanga Lamsari Purba, M.Pd.

Pkm4

Prodi PAK FKIP UKI Membentukku Jadi Agen Perubahan

“Education is the most powerful weapon which you can use to change the world.” (Nelson Mandela)

Saya bersyukur kepada Tuhan dan tak lupa berterima kasih kepada redaksi VoE untuk kesempatan berbagi pengalaman sewaktu kuliah di Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Kristen Indonesia (FKIP UKI) dan setelah lulus.

PAk1Saya, Yunita Rosdiana Manakutty, S.Pd.K, alumni FKIP, Prodi Pendidikan Agama Kristen, angkatan 2013. Terus terang, pada awalnya saya masuk di Prodi PAK karena dipaksa orang tua. Ketika itu, bagi saya, yang dipelajari di prodi ini sama sekali nggak keren. “Bagaimana cara mendidik dan berkhotbah, paling itu doang yang digumuli,” pikir saya.

Tapi, demi nyenengin orang tua, dan daripada nganggur, saya jalani saja kuliah di Prodi PAK FKIP UKI. Seiring waktu pandangan saya berubah. Yang saya pelajari ternyata sangat meluaskan wawasan, mengembangkan keterampilan, dan mengubah cara berpikir. Cara mendidik dan berkhotbah sudah pasti ada. Tapi itu hanya bagian dari pembelajaran. Berbagai pelatihan dan aktivitas yang saya ikuti membekali saya dengan banyak hal penting lainnya. Keterampilan bermusik, yang membuat saya “peka” terhadap dunia sekitar; berpikir kritis yang saya butuhkan untuk menimbang mana yang akurat dan valid, mana yang tidak; berpikir kreatif, yang menolong saya dalam berkarya; kajian lintas budaya dan lintas agama yang membantu dalam menjawab tantangan, hambatan dan persoalan lintas agama, sosial dan negara; dan pembentukan nilai-nilai yang selalu menuntun saya untuk beretika, disiplin, bertanggung jawab, peduli, dan profesional.

Yang tak kalah penting adalah pembelajaran di Prodi PAK FKIP UKI tidak hanya sebatas teori. Aktivitas pembelajaran bukan hanya menggeluti buku-buku teks. Saya juga difasilitasi dengan berbagai macam praktik di kehidupan nyata. Semua pengalaman itu memampukan saya mengaplikasikan konsep-konsep yang saya pelajari. Bahkan saya jadi tahu aspek-aspek yang perlu saya kembangkan untuk memberikan pelayanan secara professional.

Dengan segala pembelajaran dan aktivitas yang begitu menarik, meskipun jarak antara rumah saya dan kampus cukup jauh, saya tidak pernah lelah, apalagi bosan. Dosen-dosen yang ramah dan inspiratif serta teman-teman yang siap berbagi selalu ngangenin hingga saya senantiasa bersemangat berangkat ke kampus. Bolos kuliah tidak ada dalam kamus saya. Jika saya tidak ikut pembelajaran, pasti saya akan tertinggal ilmu dan pengalaman berharga.

Pembelajaran di Prodi PAK UKI ternyata menempa saya menjadi “berbeda” dengan teman-teman yang kuliah di tempat lain dalam hal menatap masa depan. Begitu lulus, sedikitpun saya tidak khawatir akan hari esok. Tidak sedikit teman-teman alumni di universitas lain yang stress setelah lulus karena tak kunjung mendapat pekerjaan.

Tempaan Prodi PAK UKI membuat saya berpandangan bahwa latar belakang keilmuan tidak boleh membatasi ruang gerak seseorang untuk berkarya. Oleh karena itu, bermodalkan ilmu, keterampilan dan nilai-nilai yang saya miliki, saya bereksperimen. Alih-alih mencari pekerjaan di bidang pendidikan, saya membidik dunia Industri International di Cikarang-Bekasi. Posisi yang saya sasar adalah Assisten Direksi di perusahaan pembuat French Pastry. Kompetensi yang saya miliki ternyata membuat saya lulus dari tes seleksi dan diikutkan dalam uji coba kerja selama 3 bulan.

Dengan niat ingin membuat perubahan di mana saya ditempatkan, tempaan selama belajar di Prodi PAK UKI membuat saya tidak pernah ragu berinisiatif dan melakukan yang terbaik. Puji Tuhan, hasil penilaian selama uji coba kerja 3 bulan itu menghasilkan penilaian baik. Di kolom komentar pada lembaran evaluasi saya tertulis “Meskipun tidak ada pengalaman di dunia industri, semangat, etika, kejujuran dan tanggungjawab dalam bekerja memberikan pengaruh positif terhadap karyawan lainnya”.

Sampai saat ini saya masih bekerja diperusahaan tersebut. Dan yang sangat membahagiakan saya adalah kesempatan yang saya peroleh melayani (menjadi pemain musik, pembawa khotbah, berbagi pengalaman,dll) dalam ibadah mingguan yang dilakukan setiap hari Jumat di kantor saya.

PAK2Berdasarkan pengalaman itu, izinkanlah saya berpesan kepada para junior saya di Prodi PAK UKI dan juga adik-adik yang sedang mencari tempat kuliah. Jangan pernah takut dan khawatir akan masa depan. Jangan risau dan bertanya, “Setelah lulus dari prodi PAK, akan kemana?” Jika kamu benar-benar mengembangkan ilmu, keterampilan, sikap dan nilai-nilai yang disediakan di Prodi PAK FKIP UKI, yakinlah semua yang terbaik yang sudah dirancangkan oleh-Nya bagimu akan indah pada waktunya.

Kembangkan dirimu menjadi insan yang berilmu, terampil, bersikap dan memiliki nilai-nilai luhur. Lalu, tanamkan tekad untuk mengaplikasikan semua itu untuk membuat perubahan kapanpun dan di manapun kamu berada. Organisasi, lembaga atau perusahaan apapun akan tertarik merekrutmu.

Bekasi, medio Juni 2018

Yunita Rosdiana Manakutty (Prodi PAK FKIP UKI, Angkatan 2013)

Prodi Bimbingan & Konseling FKIP UKI Kembangkan Skill Lab Kliniks Mahasiswa di Sekolah Lab. “Golden Kids”

“A child with special needs will inspire you to be a special kind of person.” (Anonymous)

[VoE FKIP UKI] Tantangan dalam kehidupan dan karir saat ini membuat setiap individu harus memiliki keunggulan bersaing (competitive advantages). Bagi setiap sarjana, penguasaan sebuah bidang ilmu tidak lagi memadai. Selain pengetahuan, sikap dan keterampilan di bidang ilmu yang ditekuninya, dia wajib memiliki satu atau lebih kompetensi lain sebagai nilai plus.

LK1Dilandasi oleh pemahaman ini, Prodi Bimbingan & Konseling FKIP UKI berupaya memfasilitasi setiap mahasiswa untuk mengembangkan beberapa kompetensi unggulan tersebut. “Salah satu kompetensi yang kami tawarkan bagi mahasiswa untuk membentuk nilai plus adalah kompetensi laboratorium kliniks. Dengan kompetensi ini, mahasiswa akan mampu memberikan bimbingan kepada anak-anak berkebutuhan khusus (ABK),” ujar Ronny Gunawan, M.Pd., Kaprodi Bimbingan & Konseling FKIP UKI.

LK2“Laboratorium kliniks sebenarnya sudah ditawarkan sebagai satu mata kuliah di Semester V dengan nama Konseling Anak Berkebutuhan Khusus. Namun, agar konsep-konsep yang dipelajari di kelas tersebut dapat dilihat dalam wujud nyata, maka setiap semester genap diadakan pelatihan khusus yang memfasilitasi mahasiswa Semester VI berinteraksi dan membimbing ABK. Selama pelatihan ini, mahasiswa dapat membandingkan dan memverifikasi konsep-konsep yang telah mereka pelajari di kelas. Kami sangat bersyukur memiliki Sekolah Laboratorium Golden Kids, sehingga pelatihan seperti ini dapat kami selenggarakan tanpa kendala,” Pak Ronny menambahkan.

LK3Pelatihan laboratorium kliniks tahun ini dilaksanakan selama dua hari satu malam, pada tanggal 5-6 Juni 2018. Pelatihan tersebut diisi dengan kegiatan berbentuk dinamika kelompok bagi ABK dengan menerapkan berbagai metode yang telah dipelajari mahasiswa. Yang sangat menarik dari kegiatan ini adalah bahwa yang terlibat bukan hanya dosen, mahasiswa, dan ABK. Para orang tua murid di Sekolah Laboratorium Golden Kids juga turut belajar agar percaya bahwa ABK dapat diberdayakan untuk hidup mandiri. Para orangtua bahkan ikut bermalam bersama dosen, mahasiswa dan siswa/i Golden Kids di tenda-tenda yang didirikan di halaman Sekolah Laboratorium Golden Kids yang luas tersebut.

“Pelatihan ini sengaja dirancang berbentuk outdoor,” ujar Melda Simorangkir, M.Pd., Kepala Laboratorium Golden Kids yang juga pengampu mata kuliah Konseling Anak Berkebutuhan Khusus. Selain sebagai wahana pelatihan bagi mahasiswa, kegiatan ini juga kami arahkan sebagai pelatihan dan bimbingan bagi ABK yang belajar di Golden Kids untuk mencintai alam dan karya Tuhan serta mengajarkan bahwa mereka dapat memiliki keberanian untuk hidup bersama di luar lingkungan keluarga. Pada saat yang sama, mahasiswa/i yang mengikuti pelatihan juga berlatih mengembangkan tanggungjawab dalam membimbing ABK. Kami yakin, setelah menyelesaikan pelatihan ini, mahasiswa/i tersebut siap untuk membimbing dan mendidik ABK di sekolah-sekolah Inklusi,” papar Bu Melda.

LK4Selamat kepada Prodi Bimbingan & Konseling FKIP UKI yang berhasil menyelenggarakan program pendidikan dan sekaligus pelatihan yang sangat kreatif dan memberdayakan. Dengan program, fasilitas dan kreativitas hebat seperti ini, tak diragukan lagi bahwa program studi ini adalah tempat yang tepat untuk mengembangkan kompetensi bagi calon-calon pembimbing dan konselor multi kompetensi. Puluhan juta anak-anak bangsa menunggu sentuhan lulusan-lulusan hebat dari Prodi Bimbingan & Konseling FKIP UKI.

Panduan Lomba Menulis Konten VoE FKIP UKI 2018

“By three methods we may learn wisdom: First, by reflection, which is noblest; Second, by imitation, which is easiest; and third by experience, which is the bitterest.” (Confucius)

Latar Belakang

Keterampilan berprikir reflektif sangat dibutuhkan dalam pembelajaran maupun kehidupan sehari-hari. Melalui refleksi, seseorang menganalisis, mengevaluasi dan menilai pengalaman, atau tindakan yang telah terjadi. Hasil refleksi itu bisa berupa konsep atau pemikiran yang membuatnya lebih arif sehingga di masa berikut dia akan dapat bertindak atau mengejakan sesuatu dengan cara dan hasil yang lebih baik. Dalam pembelajaran, konsep atau pemikiran yang diperoleh seorang mahasiswa dari aktivitas berpikir reflektif akan membantunya memeroleh pemahaman baru dan mempersonalisasi serta mengkontektualisasikan pengalaman pembelajarannya. Konsep atau pemikiran itu juga bisa menginspirasi mahasiswa yang mendengar atau membacanya.

Reflective-DeweyAgar tidak segera terlupakan dan dapat menginspirasi orang lain, setiap pemikiran reflektif  perlu didokumentasikan. Salah satu bentuk dokumentasi itu adalah tulisan reflektif (reflective writing). Tulisan reflektif memberikan keuntungan berganda. Di satu sisi, pembaca akan memperoleh inspirasi atau minimal pandangan baru mengenai topik yang direfleksikan. Di sisi lain, melalui penulisan reflektif: (1) penulis semakin terlatih menghubungkan pengalaman dengan ide, atau sebaliknya ide dengan pengalaman; (2) penulis dapat mengembangkan kemampuan untuk melakukan sesuatu secara lebih baik di masa berikut.; dan (3) penulis berkesempatan mengembangkan keterampilan berpikir karena dia harus berpikir secara mendalam untuk dapat mengungkapkan refleksinya terhadap tindakan atau pengalaman yang sedang dituliskan.

ReflectiveMengingat besarnya manfaat penulisan reflektif, baik bagi penulis maupun pembaca, Redaksi Voe diberi kesempatan oleh Pimpinan FKIP UKI menyelenggarakan lomba penulisan karya tulis reflektif antar mahasiswa FKIP UKI Tahun 2018. yang akan dipublikasikan di VoE FKIP UKI.

Persyaratan dan Kriteria 

  • Peserta: Mahasiswa aktif FKIP UKI (Menyertakan pasfoto, nama, program studi, dan tahun angkatan dalam tulisan).
  • Tema: “Membangun diri dan menginspirasi sesama melalui tulisan reflektif”.
  • Topik (Isi Tulisan): Pengalaman pribadi penulis selama kuliah di FKIP UKI dan konsep, pemikiran, atau inspirasi yang ditarik/disimpulkan dari pengalaman tersebut (artikel dalam Memori Alumni bisa dijadikan sebagai contoh). Tulisan harus merupakan karya peserta sendiri dan belum pernah dipublikasikan di media cetak atau elektronik lain.
  • Judul dibuat singkat (tidak lebih dari 15 kata) dan semenarik mungkin, tapi tetap mencerminkan isi.
  • Bahasa Tulisan: Bahasa Indonesia (menggunakan gaya bahasa populer, namun kaidah-kaidah penulisan Bahasa Indonesia yang baik dan benar tetap diikuti).
  • Panjang Tulisan: 500-750 kata.
  • Ilustrasi & Gambar: Tulisan disertai 2 hingga gambar/foto  atau ilustrasi (JPG File atau PNG Image) yang relevan. Bila ilustrasi atau gambar bukan milik/karya sendiri, sumber ilustrasi atau gambar wajib disebutkan. Lihat penyebutan sumber gambar dalam berita ini atau dalam panduan ini sebagai contoh)

 Prosedur Lomba

  1. Peserta mengirimkan tulisannya kepada PIC Program Studi masing-masing melalui email sebagaimana tertera di bagian bawah panduan ini.
  2. Tulisan yang masuk ke PIC akan dinilai kelayakannya (berdadarkan spesifikasi yang ditentukan) oleh Tim Penilai tingkat Program Studi.
  3. Tulisan yang dinilai layak dikirim ke Redfaksi VoE untuk dipublikasikan.
  4. Semua tulisan yang dipublikasikan berhak mengikuti lomba dan wajib dinilai sesuai dengan kriteria penilaian.

Kriteria Penilaian

Penilaian tulisan dalam lomba ini menggunakan 2 (dua) kriteria:

  • Penilaian berdasarkan isi, bahasa, dan teknis penulisan oleh Dewan Juri yang ditetapkan oleh FKIP UKI (Bobot 50%).
  • Penilaian berdasarkan jumlah dan relevansi komentar pada setiap tulisan di VoE FKIP UKI (Bobot 50%).

Ref WritKarena bobot penilaian berdasarkan jumlah komentar juga 50%, pengaruhnya dalam penentuan pemenang sangat besar. Oleh karena itu, setiap peserta perlu mengkampanyekan tulisannya agar dikomentari oleh sebanyak mungkin orang di VoE. Namun, hanya komentar yang relevan dengan isi tulisan yang akan dihitung. Oleh karena itu, setiap pembaca yang memberi komen agar diminta membaca tulisan dengan baik.

Tanggal-Tanggal Penting

  • 28 Juni-21 Juli 2018: Waktu memasukkan tulisan ke PIC Prodi. (Jadi batas waktu penerimaan tulisan yang akan dilombakan adalah 12 Juli 2018)
  • 12 Juli-25 Juli 2018: Waktu mengaupload/mempublikasi tulisan ke VoE FKIP UKI
  • 12 Juli—24 Agustus 2018: Waktu bagi pembaca memberikan komentar kepada tiap tulisan yang sudah dipublikasi di VoE FKIP UKI.
  • 31 Juli—10 Agustus 2018: Penilaian tulisan oleh Dewan Juri
  • 27-30 Agustus 2018: Penghitungan skor berdasarkan penilaian juri dan jumlah komentar
  • 1 September 2018: Pengumuman Pemenang

Hadiah diserahkan pada saat pembukaan perkuliahan Semester ganjil 20018/2019.

PIC Masing-Masing Prodi

  1. Bimbinagn & Konseling : Evi –> deliviana@yahoo.com
  2. Pendidikan Bhs. Inggris : Saniago –> saniagonias@gmail.com
  3. Pendidikan Matematika : Jitu H. –> jituhalomoan@yahoo.co.id
  4. Pendidikan Biologi : Fajar  –> fadinugraha@yahoo.co.id
  5. Pendidikan Fisika : Taat G.  –> taat_toro@yahoo.co.id
  6. Pendidikan Kimia : Leony  –> leony51@yahoo.com
  7. Pendidikan Bhs. Mandarin : Dewi –> dwsulis@gmail.com
  8. Pendidikan Agama Kristen : Noh  –> boiliunoh@gmail.com

Jika ada yang ingin ditanyakan terkait Lomba Karya Tulis Konten VoE FKIP UKI 2018 ini, silahkan hubungi PIC masing-masing prodi di atas.

Sumber Gambar;